Kembali ke Blog

Single's Good News & Event

Seasoned Single Fellowship

Oleh helen · 21 Mei 2019 · 5 menit baca
Seasoned Single Fellowship

Sabtu, 04 Mei 2019 adalah sebuah hari yang sudah di tunggu-tunggu bagi sekelompok murid Yesus single berusia dewasa. Kira-kira pukul 17.00, sekitar 70-80 orang berkumpul di Menara Kuningan ruang F1. Cemilan mulai dari kue basah, pudding, sampai rujak menemani murid-murid yang hadir ber-fellowship sebelum acara dimulai. Sekitar jam 17.45, acara yang disebut sebagai Seasoned Single Fellowship (S2F) tersebut pun dimulai.

Pertanyaannya, apa itu Seasoned Single Fellowship?

Ketika saya berjalan menyusuri ruangan F1 tersebut, terdapat standing banner yang menginformasikan tentang komunitas ini.

“Kami adalah komunitas single berpengalaman, yang dewasa secara iman, keterampilan, pengalaman hidup, mengasihi, & sangat menginspirasi ministry single dalam memajukan dan mendukung pertumbuhan Kerajaan Allah di Asia.”

Wow, komunitas ini bukan hanya ada di Jakarta saja, tetapi juga cakupannya adalah seluruh Asia lho. Komunitas yang terinspirasi dari kitab Mat 5:13-16, dimana mereka fokus untuk menemukan tujuan hidup yang Tuhan sudah rancang untuk hidup mereka, fokus akan kekuatan salib, hadiah yang di janjikan Tuhan, dan kehidupan kekal.

Sebelum S2F ini terbentuk, 10 tahun yang lalu di Jakarta sudah dimulai komunitas bernama Precious Woman Fellowship atau biasa disebut dengan PWF. Ini adalah ministry atau komunitas bagi wanita single usia dewasa berkumpul untuk saling support dan juga bertumbuh di dalam Tuhan. Selama 10 tahun itu, komunitas ini bertumbuh, menginspirasi, dan juga memenangkan banyak jiwa-jiwa untuk Tuhan. Dengan hadirnya Seasoned Single Fellowship ini, di harapkan pria single dewasa pun bisa ikut dan semakin bertumbuh untuk Tuhan. Dengan cakupan area-nya yang lebih luas, yaitu seluruh Asia, di harapkan komunitas ini dapat saling mengenal dan belajar dari murid-murid single dewasa dari negara lain.

Nah, pertanyaannya, apa sih yang special dari hari itu?

Acara yang di-host oleh Milton dan Kristawati Sontani ini, diiringi dengan DJ dan Song Ministry dari Single Ministry itu, dimulai dengan sebuah pertanyaan, “Mengapa Anda ada di sini hari ini? Untuk apa?”

Beragam jawaban mulai dari disuruh pembimbing, sampai untuk ber-fellowship pun di lontarkan. Namun, alasan yang paling tepat ialah bahwa hari itu komunitas bernama Seasoned Single Fellowship ini resmi di-launching. Congratulations!

Pertanyaan berikutnya, mengapa di sebut “Seasoned Single Fellowship”? Apa maksudnya?

Berakar dari kata kuncinya, seasoned berarti matang, dewasa, dan berpengalaman. Di sisi lain, seasoned juga berarti seperti bumbu yang memberi rasa dan juga menginspirasi. Nah, oleh karena itu, semua single yang berusia 35 tahun ke atas atau single yang sudah menjadi murid lebih dari 15 tahun boleh bergabung di dalam komunitas ini.

Pada acara ini juga diperkenalkan konferensi yang akan diadakan pada tanggal 9-11 Agustus 2019 di Singapore, yaitu Asian Seasoned Single Conference. Ini adalah konferensi perdana Seasoned Single! Ayo, yang sudah memenuhi kriteria diatas buruan daftar :D

Setelah perkenalan dan informasi tentang S2F, games yang tidak kalah serunya pun dimainkan. Games yang berjudul, “Ikuti kata-kata saya, bukan apa yang saya lakukan” berhasil membuat suasana menjadi semakin hangat dan tidak kaku. Jadi, kalau MC bilang, “Pegang kepala” tetapi ada yang malah pegang lulut (sesuai yang MC peragakan), berarti orang itu kalah. Bagi yang kurang fokus alias kalah, hukuman joget pun sudah menanti. Namun, karena yang kalah menolak berjoget, alhasil semua orang yang hadir disana ikut berjoged “Baby Shark”. Sungguh kekeluargaan sekali ya komunitas ini.

Setelah seru bermain dan memuji Tuhan, sebuah sharing yang luar biasa dibagikan oleh Pdt Budi Hartono. Sharing tersebut dimulai dengan sebuah pertanyaan yang bisa kita isi sendiri, yaitu: "Hidup kita lengkap jika…"

Berbagai jawaban dari yang paling rohani sampai yang paling real muncul semua. Pdt Budi mengungkapkan suatu fakta bahwa manusia pernah berada di dalam masa yang begitu indah, dimana mereka punya segalanya, namun mereka tetap tidak puas. Dosa pertama manusia adalah ketidakpuasan. Adam dan Hawa punya satu sama lain (pasangan), punya tempat tinggal yang luar biasa (Taman Eden), dan mereka tidak perlu bekerja. Semua yang mereka butuhkan sudah di cukupkan Tuhan. Namun, rasa tidak puas-lah yang membuat mereka jatuh ke dalam dosa sehingga memakan buah pengetahuan yang baik dan yang jahat. Apa yang membuat kita saat ini menjadi orang yang tidak puas? SOCIAL MEDIA!

Begitu banyaknya foto-foto orang lain yang kelihatan lebih “hijau” dari “rumput pribadi” membuat kita menjadi manusia yang tidak pernah puas (discontentment). Pelajaran yang diambil dari Filipi 4: 10-13 kembali mengingatkan murid-murid untuk:

  1. Acquire (belajar)
Belajar untuk merasa puas (content). Menjadi puas adalah sebuah keputusan, bukan karena perasaan.
  1. Accept (menerima)
Belajar untuk menerima atas apa yang sudah Tuhan berikan. Jangan sampai kita lupa bersyukur akan hal-hal yang sudah Tuhan berikan hanya karena kita fokus mengejar apa yang tidak kita punya.
  1. Acknowlegde (mengandalkan)
Belajar untuk mengandalkan Tuhan dan bahwa memiliki Tuhan saja sudah cukup, karena di dalam Tuhan sajalah kita mendapatkan kepuasan yang sejati.

Pdt Budi juga menyimpulkan bahwa Seasoned Single Fellowship is a fellowship that helps us to be content, connected, and confident.

Setelah sharing lesson, acara kembali dilanjutkan dengan persembahan, informasi lebih lanjut tentang acara Asian Single Conference di Singapore, dan kegiatan acara S2F ke depannya. Acara ini kemudian ditutup dengan sebuah lagu, “Nothing Gonna Stop Us Now” dan doa.

Saya bersyukur bisa hadir pada hari itu dan menjadi salah satu saksi dari launching-nya sebuah komunitas bernama Seasoned Single Conference. Mendengar tujuan dan visi misinya yang begitu mulia, saya berharap Tuhan akan bekerja banyak melalui komunitas single dewasa ini. Semoga setiap murid bisa semakin terkoneksi satu sama lain, saling support, serta terus menginspirasi banyak orang-orang di luar sana.  Dengan begitu, akan lebih banyak jiwa-jiwa dimenangkan untuk Tuhan! Ayo, bagi Anda single berusia di-atas 35 tahun, join yuk di komunitas ini! Let’s enjoy your single mature life for God! To God be the glory! Amen.

*Gereja GKDI saat ini terdapat di 35 kota. Kami memiliki kegiatan Pendalaman Alkitab di setiap wilayah, jika Anda membutuhkan informasi ataupun berkeinginan untuk terlibat didalamnya, hubungi kami di contact Gereja GKDI Official: WhatsApp 0821 2285 8686 atau Facebook / Instagram GKDI Official

Artikel terkait: Menanti Jodoh Kristen: Ketika Hidup Single Terasa Menakutkan

Video inspirasi: