Single's Good News & Event
Good News Jemaat Malang - Geby
Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman.” (2 Timotius 1:9)
Tuhan memanggil orang-orang yang hidup berkenan di hadapan-Nya. Dia memandang hati, bukan latar belakang, harta, atau apa yang berharga di mata manusia. Baptisan adalah keselamatan bagi setiap orang, dan kasih-Nya melampaui pemahaman manusia. Inilah yang dialami Geby, murid yang menerima baptisan pada Minggu, 16 September 2018 di Everyday Smart Hotel, Malang.Perkenalan Geby dengan Tuhan dimulai dua tahun lalu, ketika dia bertemu Risna (pengajar HOPE Malang) di CTC (Computer Training Center). Geby, yang saat itu masih SMA, berkesempatan belajar komputer gratis. Meskipun tinggal di panti asuhan, dia tidak pernah minder untuk belajar hal baru. Geby dan Risna menjadi akrab, dan setelah training selesai, mereka tetap menjalin komunikasi lewat medsos.
Sembilan belas tahun ditinggalkan oleh orang tuanya di panti asuhan membuat Geby tumbuh menjadi orang yang keras kepala. Dia sulit memercayai orang lain, dan sering terlibat masalah. Walaupun akhirnya dipertemukan kembali dengan orang tuanya, Geby memilih tetap hidup mandiri. Dia tak ingin bergantung pada mereka karena merasa tidak menemukan kasih sayang yang dibutuhkan.
Hingga suatu ketika, Geby mengalami pergulatan besar dalam pekerjaannya dan terpaksa berhenti bekerja. Tanpa penghasilan memadai, hidup Geby pun tiba di titik yang berat.
Namun, dia tidak menghadapinya sendirian. Melalui Risna, Geby bergabung dengan ministry Singles Malang. Sedikit demi sedikit, Tuhan melembutkan karakternya yang emosional. Geby belajar menjalin hubungan khusus dengan Tuhan dan mulai mengubah hidupnya.
Karena sering ditinggalkan, disakiti orang-orang terdekat, bahkan diremehkan, memaafkan menjadi hal tersulit bagi Geby. Salib Yesus-lah yang memampukan dia menerima tantangan tersebut. Rasa percaya bahwa Tuhan mengasihinya mengubah Geby menjadi orang yang siap memaafkan dan memulai perjalanan baru dengan-Nya.
Kini Geby bersukacita, lega, berdamai dengan keadaan, dan menjadi orang yang penuh syukur. Tuhan pun memakainya untuk melayani di panti asuhan tempat dia dibesarkan. Kasih Kristus mengalahkan kemustahilan. Dari orang yang diremehkan, Geby menjadi sosok yang memberi impact bagi sesama. Baginya, kasih dari brothers dan sisters hingga hari ini memberinya kekuatan menjalani hidup baru di dalam Kristus.
ARTIKEL TERKAIT
Good News Jemaat Jayapura – Marion Tandipayung
Akhirnya, setelah belajar Alkitab selama kurang lebih 4 bulan, Marion memutuskan untuk menjadi murid Yesus dan dibaptis. Jarak jauh antara Timika dan Jayapura tidak memadamkan…
Baca selengkapnyaGood News Jemaat Palangka Raya - Mutiara
Selalu Bertekun di Dalam Tuhan Allah dapat mengerjakan hal-hal luar biasa dalam hidup orang yang bertekun mencari-Nya, dan Dia tetap setia menanti kita. Inilah pengalaman Mutiara,…
Baca selengkapnyaGood News Jemaat Magelang - Lieke
Membangun Hubungan Keluarga yang Penuh Kasih Memperbaiki hubungan keluarga yang buruk membutuhkan usaha besar dan tekad yang kuat, tetapi tidak mustahil. Hal ini berhasil…
Baca selengkapnya