Kembali ke Blog
Devotionals
Hari ke-13: 31 Hari Dalam Doa
Oleh suwandi setiawan · 9 Juli 2018 · 2 menit baca
Hari ke-13: 31 Hari Dalam Doa
Ayat:
Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa! (Roma 12:12 - TB)Renungan:
Semakin kita bersyukur kepada Tuhan untuk hal-hal yang kita terima dalam kehidupan ini - dari Dia dan melalui Dia - semakin mudah kita menjadi bersukacita dan bergembira. Dan untuk keistimewaan yang luar biasa, yaitu kesempatan untuk melayani Dia dengan hati dan akal budi, pikiran dan pengalaman kita yang diciptakan secara unik. Meskipun demikian, sekarang ini banyak negara menghadapi kesulitan, beberapa negara lain bahkan lebih sulit. Bahkan banyak kondisi yang lain menempatkan orang Kristen - ya, saudara dan saudari kita - dalam bahaya dan ancaman kematian. Bersyukurlah bagi Anda yang membaca ini, yang tinggal di negara yang memungkinkan kebebasan beragama untuk menjadi orang Kristen, tanpa takut akan bahaya fisik atau konsekuensi hukum. Bagi mereka yang tinggal di daerah, dimana menjadi orang Kristen sangat dilarang, puji Tuhan bahwa Dia menganggap Anda layak menderita untuk namaNya. Saat ini, saya tinggal di Spanyol, dan hari ini ketika saya menulis ini, 13 November 2016, saya di Barcelona. Ketika saya berjalan di sepanjang pantai Laut Tengah, pinggiran kota, seorang pria bertanya dari mana saya berasal. Setelah memberitahunya bahwa saya berasal dari Amerika Serikat, dia segera berkata: "Trump!" Banyak orang berpikir banyak hal tentang dia - baik, buruk, dan jelek. Percaya atau tidak, saya pernah bertemu dengan banyak orang dalam beberapa hari terakhir, di mana banyak orang memberi tahu saya banyak pendapat. Bersukacita dalam pengharapan berarti tetap berharap bahkan ketika godaan untuk takut atau menjadi gelisah tampaknya terlalu berat untuk ditanggung. Bersabar dalam kesengsaraan berarti membiarkan Roh Kudus yang tinggal di dalam Anda untuk mengembangkan keteguhan hati yang melampaui pemahaman. Beriman dalam doa berarti tidak berkecil hati ketika Anda merasa semua harapan hilang. Meskipun kita hidup di dunia ini, kita tidak bisa membiarkan hal-hal dari dunia ini begitu drastis mempengaruhi emosi kita, pikiran kita, atau kebenaran kita. Bagi orang Kristen yang telah memutuskan untuk mengikuti Yesus, membiarkan segala bentuk politik untuk membiakkan setiap ons dosa di dalam hati Anda, hal itu tidak akan berhasil. Berpengharapan dan beriman bukannya menjadi ikut terseret.Tantangan:
“Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa.” Berdoalah melalui alasan-alasan mengapa Anda harus bersyukur atas kebebasan yang Anda miliki di dalam Kristus. Mintalah kepada Tuhan untuk mengungkapkan kepada Anda betapa hebat kebesaran-Nya dibandingkan seluruh kehidupan kita. Berdoalah agar kekuatan dan kekuasanNya akan tampak tak tertandingi dengan segala sesuatu yang ada.Diterjemahkan dari artikel “31 Days of Prayer: Day 13” oleh Daniel Berk
ARTIKEL TERKAIT
Devotionals•12 Januari 2023
Hidup Baru, Awal Baru
Segala sesuatu yang baru biasanya menarik, termasuk hidup baru. Yakni ketika kita menyudahi yang lama dan memasuki pengalaman yang benar-benar baru. Berbicara hidup yang baru, ada…
Baca selengkapnyaDevotionals•25 Desember 2022
Hari Natal, Saatnya Merenungkan 3 Hal Ini
Ketika saya kecil, dulu, Hari Natal adalah hari yang spesial. Karena selain mendapat banyak hadiah dari sekolah minggu, saya juga disuguhi banyak atraksi seperti drama, nyanyian…
Baca selengkapnyaDevotionals•21 Desember 2022
3 Sikap Hati dari Lagu Bapa yang Kekal
Sebab Kau Bapaku, Bapa yang kekal. Saya yakin, banyak dari kita akrab dengan lagu ini, Bapa yang kekal. Isi liriknya membawa kita mendalami Allah Bapa dan apa yang Ia lakukan…
Baca selengkapnya