Kembali ke Blog

Devotionals

Hari ke-1: 31 Hari Dalam Doa

Oleh suwandi setiawan · 29 Juni 2018 · 3 menit baca
Hari ke-1: 31 Hari Dalam Doa

Hari ke-1: 31 Hari Dalam Doa

Ayat:

Mzm 145 (TB) 1 Puji-pujian dari Daud. Aku hendak mengagungkan Engkau, ya Allahku, ya Raja, dan aku hendak memuji nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya. 2  Setiap hari aku hendak memuji Engkau, dan hendak memuliakan nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya. 3  Besarlah TUHAN dan sangat terpuji, dan kebesaran-Nya tidak terduga. 4  Angkatan demi angkatan akan memegahkan pekerjaan-pekerjaan-Mu dan akan memberitakan keperkasaan-Mu. 5  Semarak kemuliaan-Mu yang agung dan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib akan kunyanyikan. 6  Kekuatan perbuatan-perbuatan-Mu yang dahsyat akan diumumkan mereka, dan kebesaran-Mu hendak kuceritakan. 7  Peringatan kepada besarnya kebajikan-Mu akan dimasyhurkan mereka, dan tentang keadilan-Mu mereka akan bersorak-sorai. 8  TUHAN itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya. 9  TUHAN itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya. 10 Segala yang Kaujadikan itu akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau. 11  Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu, dan akan membicarakan keperkasaan-Mu, 12  untuk memberitahukan keperkasaan-Mu kepada anak-anak manusia, dan kemuliaan semarak kerajaan-Mu. 13  Kerajaan-Mu ialah kerajaan segala abad, dan pemerintahan-Mu tetap melalui segala keturunan. TUHAN setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya. 14  TUHAN itu penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk. 15  Mata sekalian orang menantikan Engkau, dan Engkaupun memberi mereka makanan pada waktunya; 16  Engkau yang membuka tangan-Mu dan yang berkenan mengenyangkan segala yang hidup. 17  TUHAN itu adil dalam segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya. 18  TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan. 19  Ia melakukan kehendak orang-orang yang takut akan Dia, mendengarkan teriak mereka minta tolong dan menyelamatkan mereka. 20  TUHAN menjaga semua orang yang mengasihi-Nya, tetapi semua orang fasik akan dibinasakan-Nya. 21  Mulutku mengucapkan puji-pujian kepada TUHAN dan biarlah segala makhluk memuji nama-Nya yang kudus untuk seterusnya dan selamanya.

Renungan:

Kehidupan doa bukanlah sesuatu yang mudah dicapai. Jika hal itu mudah, maka semestinya orang Kristen memiliki kehidupan doa yang baik dan terus berbuah. Bagi sebagian besar orang hal ini tidak terjadi. Dalam hidup saya sendiri, doa adalah sesuatu yang sangat mudah berubah menjadi praktik "butuh sesuatu". Saya sibuk. Ada banyak hal penting yang saya harus lakukan. Mengapa membuang waktu untuk berdoa ketika saya bisa melakukan sesuatu dan membuat perbedaan yang nyata? Tuhan sudah tahu apa yang saya pikirkan, mengapa saya harus memberitahuNya? Bukankah itu berlebihan? Tuhan tidak peduli apa yang saya alami. Masalah-masalah ini sebenarnya bukan "masalah doa." Orang yang merasa sulit untuk menjaga kehidupan doa, bisa mengungkapkan bahwa kesulitan ini menimpa juga semua orang Kristen. Saya yakin ucapan ini hanya menyentuh permukaan dari puncak gunung es. Kita bisa menjadi marah kepada Tuhan dan tidak ingin melibatkanNya dalam proses pembuat keputusan. Mungkin kita telah lelah mendoakan hal yang sama berulang kali karena tidak mendapatkan respon yang kita harapkan. Apapun alasannya mengapa Anda tidak berdoa, pasal mazmur ini untuk mengingatkan alasan-alasan untuk kita tetap berdoa.

Tantangan:

Baca kembali Mazmur doa di atas. Baca setiap ayat dan berdoalah kepada Tuhan dengan hati yang tulus. "Aku hendak mengagungkan Engkau, ya Allahku, ya Raja". Ini adalah ayat pertama. Maukah Anda mengagungkan Tuhan? Apakah Anda benar-benar memuji namaNya selamanya? Ajukanlah pertanyaan pada diri sendiri atas setiap pernyataan di ayat-ayat tersebut. Apakah kemegahan mulia yang orang-orang katakan yang dimaksud oleh mazmur Daud? Janji apa yang Tuhan perbuat yang membuatNya bisa dipercaya? Sewaktu Anda membaca bagian itu, izinkan Tuhan mengubah hati Anda, dan mintalah Dia meningkatkan iman Anda dalam kekuatan doa.

Diterjemahkan dari artikel “31 Days of Prayer: Day 1” oleh Daniel Berk