Ministries
Good News Jemaat Magelang - Loren & Demas
Jalin Hubungan Kudus untuk Kemuliaan Tuhan
Salah satu tantangan pasangan pranikah adalah menjalani hubungan yang murni. Meskipun tidak mudah, Loren dan Demas, murid-murid Yesus dari Yogyakarta yang tergabung dalam misi penginjilan di Magelang, terus berusaha menjaga komitmen tersebut. Dibaptis bersama-sama pada 24 Juni 2018, Loren dan Demas merupakan teman SD yang kemudian berpacaran di masa kuliah. Saat ini, Demas bekerja sebagai di bidang teknologi informasi, dan Loren mengajar di sebuah sekolah dasar.
Keikutsertaan Demas dan Loren dalam misi penginjilan di Magelang didasarkan pada keinginan mereka untuk belajar mandiri sebelum menikah. Pindah ke Magelang dan hidup jauh dari orang tua membuat keduanya banyak bertumbuh dalam berbagai aspek kehidupan. Keputusan Demas mengikuti misi mengajarkan ia arti tanggung jawab dan kerja keras. Demikian pula Loren, seorang pribadi yang tekun, pekerja keras, dan selalu memberi lebih dalam pelayanan, kini telah menjadi wanita yang lebih independen dan kreatif.
Hampir setahun sejak mereka bergabung dalam misi, kabar baik datang untuk Jemaat Magelang. Tanggal 10 Agustus 2019, setelah menjalin hubungan selama empat tahun, Demas melamar Loren, dengan jemaat sebagai saksinya. Demas, bersama saudara-saudari dalam jemaat, membuat momen lamaran ini sangat spesial dan romantis bagi Loren. Bahkan, beberapa jemaat dari Yogyakarta ikut datang menghadiri acara tersebut.
Sebelumnya, Loren sempat khawatir apakah ia siap menikah di usia muda. Namun, ia bersyukur karena ada banyak sister di jemaat yang memberinya pandangan tentang relasi yang benar. Sebagai pasangan kekasih, salah satu tantangan terbesar mereka setelah menjadi murid Yesus adalah bagaimana berpacaran dengan kudus. Mereka harus berkomitmen menjaga kemurnian dan menjalin hubungan yang saling membangun di dalam Tuhan. Loren sadar Tuhan ingin mereka memiliki hubungan yang kudus dan dapat dipakai untuk kemuliaan-Nya.
Dukungan dari jemaat membuat Loren dan Demas tak ragu lagi membawa hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius. Bagi Demas, tantangan terbesarnya adalah meyakinkan ibunya bahwa ia siap menjadi pemimpin keluarga yang bertanggung jawab, meskipun masih muda. Namun, ia percaya bahwa perjalanan hidup mereka bersama jemaat akan membuat dirinya dan Loren terus bertumbuh di dalam kebenaran. Komitmen ini pun disambut baik oleh orang tua Demas dan Loren.
Sementara menyiapkan diri untuk langkah selanjutnya, Demas dan Loren menunjukkan antusiasme untuk belajar dari pasangan-pasangan menikah dalam jemaat. Dan, keduanya percaya bahwa selama mereka berjalan bersama Tuhan, tidak ada yang perlu ditakutkan. Amin!
-
Gereja GKDI saat ini terdapat di 35 kota. Kami memiliki kegiatan Pendalaman Alkitab di setiap wilayah, jika Anda membutuhkan informasi ataupun berkeinginan untuk terlibat didalamnya, hubungi kami di contact Gereja GKDI Official:
WhatsApp 0821 2285 8686 atau Facebook / Instagram GKDI Official
Artikel terkait: Patah Hati? Tenang, Dunia Belum Berakhir!
Video inspirasi:
ARTIKEL TERKAIT
Good News Jemaat Jayapura - Steven
Siapa sangka, kepindahannya ke Jayapura membuat Steven mengenal komunitas murid Yesus. Siapa sangka, kepindahannya ke Jayapura membuat Steven mengenal komunitas murid Yesus.
Baca selengkapnyaGood News Jemaat Jayapura – Suwanti
THE POWER OF SOCIAL MEDIA Lahir di Samarinda pada 28 Februari 1995, Suwanti Bassrain, atau lebih akrab disapa Wanti, adalah anak pertama dari 2 bersaudara. Di masa kecilnya, cukup…
Baca selengkapnyaKabar Baik Jemaat Nias - Safar
Tanggapi Jawaban Doa dengan Kerendahan Hati Tuhan memanggil kita untuk mengenal-Nya lebih dalam lagi dengan berbagai cara yang terkadang tak bisa kita tebak. Demikian pengalaman…
Baca selengkapnya